Tampilkan postingan dengan label Pernik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernik. Tampilkan semua postingan
Jumat, 21 November 2014
Senin, 31 Maret 2014
Selasa, 11 Maret 2014
Senin, 17 Februari 2014
Akar Korupsi di Indonesia..
Kompas, Senin 17 Februari 2014
Tentang kambing hitam yang tidak akan membela diri..
Sumber Facebook Gati Nazeni.
Tentang kambing hitam yang tidak akan membela diri..
Sumber Facebook Gati Nazeni.
Selasa, 04 Februari 2014
Hapuskan Dendam, Bersihkan Hati, Luruskan Niat
SELAKU
pribadi saya MEMOHON MAAF kepada sahabat-sahabat PMK. Jika kiranya saya
ada salah baik yang disengaja atau tidak disengaja. Mungkin karena saya
masih muda umur belum genap 30 tahun, bisa jadi masih tempramental dan
emosional.
UCAPAN MAAF ini karena HATI dan PIKIRAN saya lagi TIDAK NYAMAN, 10 kali saya mengikuti Road Show PMK. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada para sahabat. Sejak bergabung dengan PMK saya banyak mengenal para penyair, sastrawan bahkan para budayawan.
“Luka yang menusuk hati dapat terhapus dengan ucapan maaf, tapi tidak dapat terhapus dari memori”
- Lukni Maulana -
Salam - Lukni Maulana (Bapak rumah tangga)
UCAPAN MAAF ini karena HATI dan PIKIRAN saya lagi TIDAK NYAMAN, 10 kali saya mengikuti Road Show PMK. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada para sahabat. Sejak bergabung dengan PMK saya banyak mengenal para penyair, sastrawan bahkan para budayawan.
“Luka yang menusuk hati dapat terhapus dengan ucapan maaf, tapi tidak dapat terhapus dari memori”
- Lukni Maulana -
Salam - Lukni Maulana (Bapak rumah tangga)
Sumber Facebook PMK (Lukni Maulana)
Jumat, 03 Januari 2014
Selasa, 31 Desember 2013
Senin, 30 Desember 2013
Koruptor Dipelihara Negara
Dalam UUD 1945 diamanatkan fakir miskin dan orang telantar dipelihara
oleh Negara. Tapi praktiknya koruptor pun dipelihara Negara. Adalah
Azirwan, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, yang divonis 2,5
tahun oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada tahun 2008. Ia terbukti
melakukan korupsi dengan menyuap anggota DPR RI Al Amin Nasution. Habis
karirnya? Ternyata tidak. Gubernur Kepri Muhammad Sani, Maret lalu,
malah mengangkat Azirwan sebagi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan,
sebuah promosi, yang belakangan ini menjadi polemik seru di media.
Penggiat anti korupsi menilai promosi ini mencederai rasa keadilan
dan menjadi bukti bahwa tidak ada niat tulus dari pemerintah untuk
memberantas korupsi. Menteri Dalam Negeri, Gumawan Fauzi, bilang tak ada
aturan yang dilanggar dalam keputusan tersebut, meskipun secara etika
salah. Meski terbukti sebagai koruptor, Azirwan memang tidak pernah
dipecat sebagai PNS. Itu artinya selama menjadi terpidana, dia masih
menerima gaji dari pemerintah. Inilah bukti bahwa koruptor dipelihara
oleh Negara.
Sumber berita http://beritagar.com/p/koruptor-dipelihara-negara
Berita serupa http://news.okezone.com/read/2012/11/20/339/720627/aneh-koruptor-dipelihara-negara
Senin, 28 Oktober 2013
Rabu, 16 Oktober 2013
Iklan Gambar Anti Korupsi
Sumber:
http://pendidikan-antikorupsi.blogspot.com/2012/08/iklan-anti-korupsi.html
http://tidakuntukkorupsi.blogspot.com/2013/07/iklan-anti-korupsi.html
Dan masih banyak lagi. Search di Google.
Selasa, 01 Oktober 2013
(Tokoh Kita) Sosiawan Leak, Majalah Jaya Baya edisi Minggu Oktober 2013
Tokoh kita bulan ini.
Tulisan iki mono, kamot ana Majalah Jaya Baya Surabaya
Nomer 6 Minggu I, Oktober 2013 dengan cover majalah bergambar wayang Dewi Sri.
Sumber Facebook PMK (Aming Aminoedhin)
Tulisan iki mono, kamot ana Majalah Jaya Baya Surabaya
Nomer 6 Minggu I, Oktober 2013 dengan cover majalah bergambar wayang Dewi Sri.
Sumber Facebook PMK (Aming Aminoedhin)
Sabtu, 15 Juni 2013
Langganan:
Postingan (Atom)









































