Jumat, 01 Mei 2015

Foto-foto Perempuan Menolak Korupsi di UNIKA Soegijapranata Semarang [Dok. Agus Budi Santoso, 2/2]

Sambungan dari bagian 1.
Sumber foto: Facebook Agus Budi Santoso.

 Theresia Tarigan dan anaknya.


 Sulis Bambang dari Semarang. Gigih dalam pembacaan puisi menolak korupsi.



 Ibu Uun tak mau kalah sama yang muda-muda.


 Sandra Palupi dari Semarang.
 Kuabadikan di dalam hatiku juga. Kuwariskan kepada anak dan cucuku kelak.
 SriKanti Kupu Hitam.

 Nung Boham dari Kudus.

 Mbak Rina dari HMI.
 Mbak Dina Kanca Sungkana.


 Fransiska Ambar K dari Semarang. Guru yang rajin baca puisi.


 Fotbar: foto bareng!

Foto-foto Perempuan Menolak Korupsi di UNIKA Soegijapranata Semarang [Dok. Agus Budi Santoso, 1/2]

Pergelaran “Perempuan Menolak Korupsi” dengan tajuk “Kembalikan Ruh Pertiwi” diselenggarakan atas inisiasi Laskar Perempuan Menolak Korupsi dan Program Magister Lingkungan dan Perkotaan UNIKA Soegijapranata Semarang.

Kamis, 30 April 2015.
Pukul 13.30 - 16.00 WIB.
Diskusi, musikalisasi puisi, dan juga pembacaan puisi.
Bertempat di Teater Thomas Aquinas Unika Soegijapranata Semarang.
Pembicara Oely Sidabalok.

GRATIS untuk umum. Silakan datang.

NB: Ada monolog oleh Elisyus, performance art oleh Aning Purwa, musikalisasi dari pemBLUESukan, perform dari SriKanti Kupu Hitam dan Nung Bonham, teatrikal, dll. Juga pembacaan puisi dari para wanita hebat. Selain itu ada dialog menarik yang digawangi Oely Sidabalok.
* * *
Berikut dokumentasi foto oleh Agus Budi Santoso. 
Sumber: Facebook Agus Budi Santoso.
"Masih di bulan April dalam rangka peringatan Hari Kartini, beberapa wanita perkasa berkumpul di kampus Unika Soegijapranata. Dari mulai wanita biasa, bakul, seniman, hingga pejabat tinggi saling unjuk kebolehan membaca puisi."



Heru Mugiarso, inisiator Gerakan PMK.

Sulis Bambang
Elisyus bermonolog




Mbok Maret TBRS

Sedang apakah mereka?
Sus S. Hardjono dari Sragen

Penampilan Aning Purwa.










Awas pecah! Memang.

Bersambung ke bagian 2.

Kamis, 23 April 2015

Perempuan Menolak Korupsi di UNIKA Soegijapranata Semarang

Sumber
Pergelaran “Perempuan Menolak Korupsi” dengan tajuk “Kembalikan Ruh Pertiwi” diselenggarakan atas inisiasi Laskar Perempuan Menolak Korupsi dan Program Magister Lingkungan dan Perkotaan UNIKA Soegijapranata Semarang.

Kamis, 30 April 2015.
Pukul 13.30 - 16.00 WIB.
Diskusi, musikalisasi puisi, dan juga pembacaan puisi.
Bertempat di Teater Thomas Aquinas Unika Soegijapranata Semarang.
Pembicara Oely Sidabalok.

GRATIS untuk umum. Silakan datang.

NB: Ada monolog oleh Elisyus, performance art oleh Aning Purwa, musikalisasi dari pemBLUESukan, perform dari SriKanti Kupu Hitam dan Nung Bonham, juga pembacaan puisi dari para wanita hebat. Selain itu ada dialog menarik yang digawangi Oely Sidabalok.
Sumber: Facebook Sulis Bambang.

Sumber: Facebook Sulis Bambang.

Selasa, 21 April 2015

Info Road Show 30, 31, 32 Puisi Menolak Korupsi

Sumber
Road Show ke-30
Kamis, 28 Mei 2015
Mall Ciputra World, Surabaya
Narasumber: Prof. Budi Darma
Koordinator: Ribut Basuki

Road Show ke-31 CANCEL
Juni 2015
Universitas Jember Jawa Timur
Koordinator: Barlean Aji

Road Show ke-32
Juli 2015
Majelis Sastra Bandung
Koordinator: Kyai Matdon




ROAD SHOW 30 PMK
Road Show ke-30. Sumber gambar.
Undangan Road Show ke-30 PMK (Puisi Menolak Korupsi) yang bakal diselenggarakan besok:
Hari/Tanggal: Kamis, 28 Mei 2015
Waktu: Pukul 18.30 WIB – 22.00 WIB
Acara: Diskusi, Baca Puisi, dan Pentas Seni PMK
Narasumber: Prof. Budi Darma & Penyair PMK
Tempat: Mall Ciputra World Surabaya
Alamat: Jl. Mayjend Sungkono, No. 87, Dukuh Pakis, Surabaya

Konfirmasi kehadiran Anda bisa langsung dilakukan kepada Ribut Basuki, email: rbasuki@petra.ac.id, Facebook: Ribut Basuki.

Rute:
Yang hadir dari luar Surabaya: dari terminal Bungurasih naik bus kota jurusan/yang lewat terminal Joyoboyo. Dari terminal Joyoboyo naik angkot jurusan TVRI, Jalan Mayjen Sungkono. Line W/TV. Berikut daftar line angkot dari berbagai jurusan.

Kamis, 16 April 2015

Daftar Penyair PMK Jilid 4: Ensiklopegila Koruptor

Antologi Puisi Menolak Korupsi Jilid 4: Ensiklopegila Koruptor. Melibatkan 175 penyair. Terbit akhir Mei 2015. Diterbitkan Forum Sastra Surakarta.

1. A’yat Khalili (Sumenep)
2. Abdurrahman El Husaini (Martapura)
3. Abu Ma'mur M. F. (Tegal)
4. Acep Syahril (Indramayu)
5. Adawiyah Dahlan Al Arsyad (Tangerang)
6. Ade Riyan Purnama (Jakarta)
7. Agus Aniam S. (Yogjakarta)
8. Agus Kusnandi Suling (Tegal)
9. Agus Sighro Budiono (Bojonegoro)
10. Agus Suryanto (Ngawi)
11. Agus Warsono (Indramayu)
12. Agus Yulianto (Karanganyar)
13. Ahmad Samuel Jogawi (Pekalongan)
14. Ahmad Solihin (Tangerang)
15. Akaha Taufan Aminudin (Batu)
16. Akhmad Nurhadi Moekri (Sumenep)
17. Akhmad Sekhu (Jakarta)
18. Ali Syamsudin Arsi (Banjarbaru)
19. Alipi S. Wardhani (Banyumas)
20. Aloeth Pathi (Pati)
21. Amar Ar Risalah (Depok)
22. Amazona Mega Ramadhanty (Cilacap)
23. Anang Famuji (Kebumen)
24. Andrian Eksa (Boyolali)
25. Anggi Putri (Surabaya)
26. Anggoro Suprapto (Semarang)
27. Arba Karomaini (Brebes)
28. Ardi Susanti (Tulungagung)
29. Arif Khilwa (Pati)
30. Aris Rahman Yusuf (Mojokerto)
31. Arsyad Indradi (Banjarbaru)
32. Asmoro Al Fahrabi (Pasuruan)
33. Autar Abdillah (Sidoarjo)
34. Ayu Cipta (Tangerang)
35. Bagus Putu Parto (Blitar)
36. Bambang Eka Prasetya (Magelang)
37. Barlean Aji (Jember)
38. Bontot Sukandar (Tegal)
39. Buana K. S. (Bangko Merangin)
40. Budhi Setyawan (Bekasi)
41. Budi Harsono (Tulungagung)
42. Cristine Novianti Cahaya Ningrum (Malang)
43. D. G. Kumarsana (Lombok Barat)
44. Dalyono Yono (Bangko Merangin)
45. Danang Hernanto Agusta (Kudus)
46. Darman D. Hoeri (Malang)
47. Daryat Arya (Semarang)
48. Diana Roosetindaro (Sukoharjo)
49. Dimas Arika Mihardja (Jambi)
50. Dimas Indiana Senja (Brebes)
51. Dinullah Rayes (Sumbawa)
52. Dyah Kencono Puspito Dewi (Bekasi)
53. Eddie M. N. S. Soemanto (Padang)
54. Eddy Pramduane (Jakarta Selatan)
55. Edy Samudra Kertagama (Lampung)
56. Eka Pradhaning (Magelang)
57. Endang Setiyaningsih (Bogor)
58. Endang Supriadi (Depok)
59. Erwan Risytantoro (Sragen)
60. Esa Effendi Saleh (Blitar)
61. Euis Herni Ismail (Subang)
62. Eva Nur Aprillail (Tangerang)
63. Fahmi Wahid (Balangan)
64. Faiz Saf'ani (Tegal)
65. Fazilah Husin (Selangor)
66. Fileski (Surabaya)
67. Fransiska Ambar Kristyani (Semarang)
68. Gus Har Wegig Pramudito (Jakarta)
69. Gusti Indra Setyawan (Tabalong)
70. Handry T. M. (Semarang)
71. Hardho Sayoko S. P. B. (Ngawi)
72. Helwatin Najwa (Kotabaru)
73. Heri Harto Sembodo (Banjarnegara)
74. Heru Mugiarso (Semarang)
75. Husnu Abadi (Pekanbaru)
76. Iin Nuraini (Surakarta)
77. Imam Khanafi (Kudus)
78. Irna Novia Damayanti (Purbalingga)
79. Isti Nugroho (Temanggung)
80. Jen Kelana (Bangko Merangin)
81. Jumari H. S. (Kudus)
82. Kahar D. P. (Semarang)
83. Kalembo Ade Andri (Kuningan)
84. Kidung Purnama (Ciamis)
85. Kunthit Widodo (Kudus)
86. Kurnia Fajar (Wonogiri)
87. Laela Wulandari (Malang)
88. Lathifah Edib (Banjarbaru)
89. Lenon Machali (Gresik)
90. Lily Siti Multatuliana (Melaka)
91. Lukni Maulana (Semarang)
92. Mady Lani (Pagaralam)
93. Maria Roeslie (Banjarmasin)
94. Melur Seruni (Magelang)
95. Mochammad Asrori (Mojokerto)
96. Mohamad Akil (Pemalang)
97. Muhammad Hafeedz Amar Riskha (Indramayu)
98. Muhammad Lefand (Sumenep)
99. Muhammad Rifqi Saifudin (Barito)
100. Mustiar Ar (Meulaboh)
101. Muttafaqur Rohmah (Banyuwangi)
102. Najibul Mahbub (Pekalongan)
103. Nanang Farid Syam (Depok)
104. Nanang Anna Noor (Banyumas)
105. Niam At Majha (Pati)
106. Niken Kinanti (Pati)
107. Nur Miftakhus Syafii (Mojokerto)
108. Nur Widowati (Cirebon)
109. Nurmaliansari (Tabalong)
110. Priyo Pambudi Utomo (Trenggalek)
111. R. D. Kedum (Lubuklinggau)
112. R. Djoko Prakosa (Surabaya)
113. Rahman El Hakim (Bondowoso)
114. Rakhmat Giryadi (Surabaya)
115. Rbe Pramono (Yogyakarta)
116. Rendra Setyadiharja (Tanjungpinang)
117. Restuti Hidayani Saragih (Medan)
118. Retno Galih Dahlan (Jakarta)
119. Rezqie Muhammad Al Fajar Atmanegara (Banjarmasin)
120. Ribut Achwandi (Pekalongan)
121. Ribut Basuki (Surabaya)
122. Rima Hidayah (Semarang)
123. Riri Satria (Jakarta)
124. Rizki Amalia Sholihah (Ponorogo)
125. Rizki Rahma (Malang)
126. Rusda Leikawa (Ambon)
127. Rosie Jibril (Situbondo)
128. Roso Titi Sarkoro (Temanggung)
129. Roymon Lemosol (Ambon)
130. Rusdi Ansyah (Banjarbaru)
131. Rusliadi Darwis (Makassar)
132. Saddam El Chanif (Demak)
133. Saiful Hadjar (Surabaya)
134. Sami’an Adib (Jember)
135. Selsa (Temanggung)
136. Siti Nur Afifah (Malang)
137. Soei Rusli (Padang)
138. Soeryadarma Isman (Aceh)
139. Sofyan R. H. Zaid (Bekasi)
140. Sudarmono (Bekasi)
141. Suhandayana (Surabaya)
142. Sukur Budiharjo (Bogor)
143. Sulaiman Juned (Aceh)
144. Sulis Bambang (Semarang)
145. Sumanang Tirtasujana (Purworejo)
146. Sunaryo Broto (Bontang)
147. Sus S. Hardjono (Sragen)
148. Sutarso (Sorong)
149. Sutejo Ssc (Ponorogo)
150. Suyitno Ethex (Mojokerto)
151. Syarif Hidayatullah (Banjarmasin)
152. Syarifuddin Arifin Dua (Padang)
153. Taufik Ardiansyah (Ciamis)
154. Tengsoe Tjahjono (Surabaya)
155. Thomas Budi Santoso (Kudus)
156. Thomas Haryanto Soekiran (Purworejo)
157. Tiara Novita (Bandar Lampung)
158. Titin Mandar (Ambon)
159. Uki Bayu Sedjati (Jakarta)
160. Umi Azzura Santika (Magelang)
161. Viddy Ad Daery (Lamongan)
162. Wage Tegoeh Wijono (Purwokerto)
163. Wahdiah (Balangan)
164. Wahyu Kris Aries Wirawardana (Malang)
165. Wahyu Prihantoro (Ngawi)
166. Wanto Tirta (Banyumas)
167. Wardila (Malang)
168. Wardjito Soeharso (Semarang)
169. Windu Mandela (Sumedang)
170. Wongwingking (Jombang)
171. Yant Mujiyanto (Surakarta)
172. Yuyun Ambarwanto (Wonogiri)
173. Zaeni Boli (Bekasi)
174. Zainul Walid (Situbono)
175. Zulfa Fahmy (Kendal)

Sumber: Facebook PMK.